 |
| Foto : Google |
Meningkatnya fungsi media online sebagai pusat informasi yang mudah dan cepat, kini menjadi lahan empuk bagi penggunanya untuk berbagai hal. Mulai dari dakwah, bisnis maupun hanya sekedar eksis di dunia maya. Mudahnya media online bisa dipergunakan dimana saja dan bisa diakses melalui smartphone, membuat peningkatan pengguna media online sangat menjamur dan semakin meningkat.
Yang perlu digaris bawahi adalah sejauhmana seseorang menggunakan media online tersebut. Apakah hanya sekedar eksis ataupun untuk berdakwah dan menyampaikan kebaikan untuk khalayak?. Lebih parahnya lagi, kini media online dijadikan sebagai lahan manis untuk menjual diri.
Tidak sedikit media online dijadikan media dakwah, untuk menyampaikan beribu-ribu kebaikan. Praktisi dakwah atau dai pun kini tertarik memanfaatkan media online untuk menyampaikan pesan agama. Bahkan bukan hanya dai saja, semua orang yang beragama dan merasa dirinya mampu menggunakan media online juga ikut-ikutan berdakwah.
Dengan dalih, berdakwah adalah suatu keharusan bahkan kewajiban semua orang.
Hal itu tidak salah, akan tetapi pikiran orang untuk selalu menginformasikan pesan agama terkadang tidak semuanya berasal dari sumber yang akurat. Bisa dilihat banyak sekali website atau blog yang mengatasnamakan agama akan tetapi apa yang disampaikan perlu dikaji ulang atau diteliti.
Akhirnya, muncul berbagai website dan blog baik dari organisasi masyarakat (ormas) Islam maupun komunitas yang tiba-tiba muncul untuk menyebarkan pesan agama.
Yang lebih mengerikan yaitu menjual diri melalui online atau “Prostitusi Online” yang sangat marak akhir-akhir ini. Banyak beberapa faktor yang mengakibatkan layanan prostitusi melalui media online. Bisa dikatakan para PSK menggunakan prostitusi online karena lokalisasi tempat mereka “menjual diri” kini sedikit demi sedikit mulai dihancurkan.
Melihat dari fungsi media online sendiri, prostitusi di media online sangat tidak terbatas. Penikmat prostitusi bila menggunakan media online bisa booking dimana saja dan merupakan tempat pertemuan orang dari berbagai semua kalangan.
Maka dari itu, ada tingkatan harga mulai dari yang premium hingga yang kelas berlian yang ditawarkan oleh PSK sendiri.
Prostitusi online merupakan masalah besar yang harus dibumi hanguskan. Yang menjadi pertanyaan, sejauh mana pemerintah memberantas prostitusi online yang telah merambah dan sangat menjamur di negara ini.
Kita sebagai pengguna media online kali ini harus lebih jeli dan bisa memanfaatkan media online sabagai media yang sangat bermanfaat untuk diri sendiri maupun untuk khalayak.
Sangat banyak usaha untuk mendapatkan kebaikan maupun materi dengan cara yang lebih logis dan tidak menimbulkan keresahan maupun konflik yang menimbulkan perpecahan.
Sumber : http://cyberdakwah.com
ADS HERE !!!